Surat Untuk Isi Semesta #2

Salah,
Tunggu,
Apa?
Coba dengar, suara apa yang berdengung?!
Tidak ada.
Coba, sekali lagi.
Sudah, cukup.

Aku dapati yang meronta di toko buku;
sayu,
Langkah kakinya lambat;
terjepit,
Minggir, katanya.

Apa yang muncul pada cermin?
Tidak ada satu pun aku,
Hilang atau sembunyi?
Berhenti di situ!
Hai, jangan memerintahku!
Lalu apalagi?
Kubilang, cukup!



2:08 AM

Komentar

Postingan Populer