Losing Us #3
Aku penyair gagal - tidak berhasil membuat alur menyenangkan. Beberapa bulan semenjak hari itu, Tugas mengarang sudah dimulai, kamu apa kabar? Aku mendapat tugas mengarang dan penaku ingin mengabadikan tentangmu. Nanti kalau kamu baca, boleh ya senyum 8 detik saja, tidak perlu lama. Aku takut kewalahan menampung diksi dari senyum yang kamu ciptakan. "Coba kamu baca, aku sudah cocok belum jadi penyair?" Aku memberikan sebuah tulisan yang baru saja aku selesaikan. Senyum Bumi seketika merekah, melihatnya seperti itu aku lantas mengambil kertasnya. "Bumi, kamu hanya diizinkan senyum 8 detik, kenapa malah ketawa?" Melihatku tersipu, Bumi justru semakin tertawa, tetapi kali ini tangannya meraih tubuhku untuk ada dalam dekapannya. "Bumi, gimana kalau kita beli jus mangga dan fish karage kesukaanmu, aku rasa itu jauh lebih baik untuk menemanimu menggambar." "Kamu kan sudah di sini." "Apa nggak bisa dialihin aja?" "Dialihkan...